Jika kamu ingin menikah besuk,minggu depan,atau pun taun depan,mulailah pikirkan tentang pentingnya perjanjian pranikah?secara masyarakat awam mungkin sangat tabu membicarakan perjanjian pranikah..tapi?pikirkan sisi positifnya..mungkin orang mengira dengan melakukan perjanjian dulu sebelum menikah terlihat seakan tidak romantis atau terlihat ada unsur keterpaksaan..pikirkan kalau nikah hanya dengan persiapan cinta tanpa ada persiapan pendukung hidup?gimana yang akan terjadi dengan rumah tangganya?apa hidup cuma mau makan cinta?apa nantinya bisa lolos dengan kata "perceraian"?perceraian adalah aib yang tak layak dibicarakan dengan orang lain. Tapi lihatlah kini, kata “cerai” sudah sangat biasa. Bahkan mereka yang berstatus janda ataupun duda tak lagi menutupi kejujuran di balik itu.Perceraian tak terjadi begitu saja. Sebelum kata tersebut diucapkan, pasangan melewati banyak jalan berliku untuk mencari jalan tengah atas perselisihan yang mengemuka.6 hal yang harus benar2 kamu pikirkan bersama sebelum nikah.
1."AGAMA"
Agama menjadi pondasi yang utama bagi hidup,so lebih baik satu keyakinan dan salinglah mendukung dalam beribadah[bukan berarti yang beda gak boleh nikah]piece....
2."UANG"
Selain berbicara tentang rekening bersama, anggaran rumah tangga, dan menabung untuk tujuan bersama seperti rumah,sangatlah penting bagi pasangan untuk membahas kebiasaan pengeluaran. Penting pula untuk saling mengungkapkan utang ataupun tagihan kartu kredit dan juga bisa membicarakan isu-isu, seperti investasi, asuransi jiwa, dan lainnya.
3."SEKS"
Berbicara tentang seks mungkin kurang menyenangkan daripada merasakannya sendiri.Tapi,sekarang adalah waktu terbaik untuk mendiskusikan harapan seks bersama calon partner ranjang kamu, tentang frekuensi dan bagaimana kamu seharusnya berkomunikasi saat tidak mood bercinta.
4."ANAK"
Tentu menikah sama-sama ingin punya anak, tapi membahas berapa banyak, kapan, dan bagaimana akan mengasuh mereka, adalah hal penting untuk didiskusikan. Membicarakan tujuan masing-masing memunculkan harapan sebelum memulai sebuah keluarga. Plus, meminimalisir “kerikil tajam” selama menapaki jalan pernikahan.
5."PEKERJAAN RUMAH TANGGA"
Jika berdua sudah hidup seatap, bicarakan pembagian tugas masing-masing, termasuk pekerjaan rumah tangga. Misalnya, bagaimana kamu akan terlibat pekerjaan memasak, membersihkan rumah, mencuci pakaian, dan sebagainya.
6."KELUARGA BESAR"
Diskusikan hubungan dengan orangtua masing-masing sebelum mereka menjadi bagian keluargamu. Rencanakan seberapa sering kamu mengunjungi mereka.Sebelum pernikahanmu dirayakan, bicarakan hal-hal menyangkut keluarga, seperti di mana merayakan Idul Fitri ataupun perayaan besar dan acara keluarga lainnya, berapa banyak uang yang dihabiskan untuk membeli hadiah, dan sebagainya yang melibatkan keluarga besar.
----------
keenam hal itu merupakan pokok yang sangat mempengaruhi akankah kehidupan rumah tangga kita kelak akan lancar-lancar saja ataukah berhenti pada satu titik yang menyakitkan untuk kedua pihak,maka pikirkanlah benar2!kalau memang perlu perjanjian tertulis maka lakukanlah..biarkan semua pihak merasa nyaman...[kalau ada perjanjian tertulis,1 poin yang ingin aku tambahkan"TIDAK BOLEH POLIGAMI,SAMPAI POLIGAMI,HARUS CERAIKAN DULU AKU DAN HARTA PIHAK LAKI HARUS JADI MILIKU SEMUA!"hahahaha maruk] so dah liatkan?menikah tidak hanya berdasar cinta...tapi tanpa cinta apa juga bisa???
Diposting oleh
Aisy Romahsyah


2 komentar:
Ok
ok
Posting Komentar
comentar